Jepara, www.man1jepara.sch.id  – MAN 1 Jepara, MTsN 1 Jepara, dan MIN 2 Jepara merupakan 3 madrasah negeri di desa Bawu, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, sepakat menjalin kerja sama dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) menjadi “Madrasah Unggulan Terpadu”. Hal itu dilakukan untuk mengimplementasikan Program Madrasah dan sekaligus penguatan moderasi beragama di madrasah.

Menurut kepala MAN 1 Jepara, Ah Rifan “Gagasan madrasah unggulan terpadu sudah diproses sejak beberapa tahun lalu. Dan dimatangkan dengan pembentukan tim teknis. Alhamdulillah, mendapat respon positif dari berbagai pihak.”

Pak Rifan, sapaan akrabnya juga mengatakan program madrasah unggulan terpadu ini juga mendapat dukungan penuh Pemerintah Desa Bawu. ‘’Kami berharap ada payung hukum untuk program ini, adanya support secara kelembagaan, keseriusan 3 lembaga untuk meningkatkan pelayanan dan mutu madrasah unggulan terpadu”

Kerjasama yang sudah berjalan, salah satunya, keterpaduan didalam pengawalan peserta didik unggulan dan berprestasi. Lulusan MIN 2 Jepara dapat masuk ke MTsN 1 Jepara melalui program terpadu. Selanjutnya lulusan MTsN 1 Jepara masuk melajui jalur terpadu ke MAN 1 Jepara.

Kegiatan MoU ini juga dihadiri Kepala Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jepara Muh Habib, Kasubag TU Ahsan Muhyidin, dan Ka.TU Siti Umaroh, Ketua Komite MAN 1 Jepara Roisul Falah, dan Ketua Komite MTsN 1 Jepara Akhmad Yazid.

Kakankemenag Jepara, Muh Habib menyambut baik program tersebut, dan berharap menjadi rujukan atau model bagi madrasah lainnya. “Harus dikawal dengan baik program unggulan ini, mulai dari jenjang MI, MTs, hingga MA pada prestasi akhirnya, lulusan MAN 1 Jepara dapat diterima di berbagai perguruan tinggi unggulan baik dalam dan luar negeri”.

Dan yang tak kalah penting, pembinaan karakter siswa harus dimulai sejak dini. Mulai dari jenjang pendidikan usia dini, Ibtidaiyah, Tsanawiyah, hingga Aliyah juga dididik dalam moderasi beragama.

“Kita semua harus yakin dan optimistis, program yang sangat baik ini akan terlaksana dengan baik,” pungkas Muh Habib. (zk)

Categories:

Tags:

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *