Lompat ke konten

PROFESI GURU

Drs. AH. RIF AN, M.Ag

Kepala MAN 1 Jepara

Guru adalah salah satu komponen manusiawi (brain ware) dalam pembelajaran, yang berperan dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan potensial di bidang pembangunan. Posisinya strategis sebagai tenaga profesional, karena pada setiap diri guru terletak tanggung jawab untuk mengaktualkan fitrah insani subjek didik menuju suatu taraf kedewasaan atau kematangan tertentu. Dalam rangka itu guru tidak semata-mata sebagai “pengajar” yang transfer of knowledge (alih ilmu), tetapi juga sebagai “pendidik” yang transfer of values (alih nilai/sikap) yang memberikan pengarahan dan bimbingan kepada subjek didiknya.

Sebagai “pengajar” yang berkewajiban menjadi medium transfer of knowledge (alih ilmu), sudah seharusnya mampu menjadi “pelayan” dalam arti tanggap terhadap kebutuhan peserta didik, tanggap terhadap kemajuan pengetahuan, mampu mengakomodasi dan mengikuti perkembangan zaman. Kemampuan-kemampuan tersebut menuntut pribadi yang terus belajar dan tidak sekedar menjadi pengajar namun menjadi pribadi pembelajar.

Pribadi pembelajar merupakan pribadi yang terus menerus belajar sekaligus menularkan semangat belajar pada peserta didiknya. Kontinuitas dan semangat sebagai pembelajar akan menghasilkan sosok yang menjadi inspirator bagi para peserta didik. Seseorang yang mampu menjadi patron (contoh ideal) kecintaan pada ilmu pengetahuan yang dicintai dan dirindukan.

Sebagai “pengajar” yang berkontribusi menjadi medium transfer of values (alih nilai/sikap) harus mampu menerjemahkan dan mengimplementasikan nilai-nilai kebaikan.Sebagai uswatun hasanah, penerjemah, pelaksana dan menularkan kejujuran (shiddiq), tanggungjawab (amanah), cinta pengetahuan (fathonah) dan mampu berkomunikasi dengan baik (tabliq).

Kewajiban sebagai medium transfer of value adalah keniscayaan, yaitu kemampuan mengelola dan mengimplementasikan nilai-nilai kebaikan bagi diri pribadi juga bagi peserta didiknya. Keniscayaan tersebut akan menghasilkan pribadi-pribadi manusia unggul yang berakhlaq dan berilmu pengetahuan. Dan pada akhirnya keberadaannya menjadi rahmat bagi masyarakat dan siapapun yang berinteraksi.

Kemampuan managerial dan implementasi sebagai sosok “pengajar” transfer of knowledge (alih ilmu), juga sebagai “pendidik” transfer of values (alih nilai/sikap) akan menghasilkan pribadi yang benar-benar professional dalam tindakan dan pengetahuan.

Sebagai akhir dari tulisan ini, adalah harapan kita bersama bahwa masing-masing pribadi kita dapat menjadi pribadi guru yang uswatun hasanah, yang melayani kebaikan dan dapat menjadi inspirasi kebaikan bagi anak didik kita.

Selamat mengajarkan kebaikan.
Selamat berjihad dalam ilmu pengetahuan.
Semoga ikhtiar kita bisa menjadi rahmat bagi diri pribadi dan dunia.

(Repost From : Rainbow MAN 1 JEPARA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari MAN 1 JEPARA

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca