Banyak yang menginginkan tugas tersebut, tapi yang terpilih dari rangkaian seleksi yang ada hanya ada beberapa yang terpilih. “Ini adalah kebanggaan” khususnya bagi kami berdua (H. Ahmad Rifan & H. Musalim). Melayani jamaah haji harus dengan cinta. Meski mereka bukan saudara kandung atau orang tua sendiri, tetap harus dilayani dengan kasih sayang. Dengan cinta, pelayanan akan berjalan dengan baik.
Menjadi petugas haji harus dibarengi dengan niat yang ikhlas. Konsistensi niat tersebut harus terjaga, sehingga tugas melayani para jamaah terlaksana dengan baik. Prioritas utama adalah melayani jamaah haji. Belum lagi persoalan kultur dan iklim yang berbeda. Cuaca di Indonesia tak begitu panas. Sedangkan di sana cukup panas. Kondisi ini kalau tidak dipersiapkan dengan baik akan berdampak pada kesehatan, adalagi kondisi jamaah berisiko tinggi: yang berusia lanjut dan kondisi kesehatannya menurun.
Oleh Karena itu, kami Mohon Doa Restu, semoga Kami dapat menjalankan Amanah ini dengan Baik, semoga JAMAAH Haji khususnya yang berasal dari Jepara diberikan kesehatan, Kekuatan, Kelancaran serta Pertolongan dari Allah SWT sehingga menjadikan Haji – Haji yang MABRUR,
Aamiin.

No responses yet