ANGKAT POTENSI DAERAH DEMI ATASI KOLESTEROL

Jepara (man1jepara.sch.id) — siswi MAN 1 Jepara meraih juara 3 dalam kompetisi Food Enginering Festival (FEF) ITB tahun 2021 (Sabtu, 4 September 2021).

Raihan juara yang diberikan kepada Zahra Rafila Ainun Nasywa dan Nadia Julia Naswa pada Lomba Karya Tulis Ilmiah untuk peserta didik tingkat SLTA se-Indonesia. Tim Sinystar (nama tim saat perlombaan, red) memfokuskan penelitian pada potensi kekayaan lokal/daerah.

Capaian  ini merupakan wujud kontribusi luar biasa tim MRC. Nasywa (panggilan akrab Zahra) mengungkapkan harapan agar prestasi ini dapat dimanfaatkan untuk lebih mendorong kemajuan riset di MAN 1 Jepara. Sementara itu, Nadia berharap penelitian yang dilakukannya diikuti oleh adik-adik kelas X.

Kontribusi Nasywa dan Nadia dalam bidang riset ini diawali atas keprihatinan terhadap jenis camilan kaum lansia.

“Eksistensi beberapa makanan tradisional khas Jepara mudah dijumpai. Perpaduan bahan-bahan dalam makanan tradisional memberikan cita rasa tersendiri. Namun, semua makanan tersebut harus diwaspadai bagi kaum lansia. Kaum lansia jika banyak makan makanan yang mengandung kadar kolesterol tinggi mudah terserang penyakit kardiovaskular”. Tutur Nasywa.

Selain itu, Nadia menambahkan dasar pemikiran penelitian ini adalah kabupaten Jepara kaya akan Sumber Daya Alam. Salah satu adalah buah pandan laut atau Pandanus tectorius.  Buah ini mengandung serat kasar. Dari berbagai literatur yang di baca, serat kasar dalam buah pandan laut bersifat hiperkolesterolemik yaitu dapat menghambat absorbsi kolesterol dan menurunkan ketersediaan kolesterol sehingga transfer ke aliran darah berkurang.

Prestasi yang ditorehkan Nasywa dan Nadia ini mendapatkan apresiasi positif dari Kepala MAN 1 Jepara Drs.H.AH RIF AN, M.Ag.

“Terima kasih untuk anak-anak yang telah mengikuti kompetisi di ITB sebagai upaya memajukan MAN 1 Jepara pada bidang riset. Hasil capaian ini bisa dijadikan tolak ukur dan bahan evaluasi tim MRC guna menentukan strategi riset di Madrasah. Tim riset harus dapat menggali potensi yang selama ini tidak terdeteksi dan dikembangkan secara masif. Hasil riset lebih tepat sasaran dikarenakan anak-anak merupakan anggota masyarakat yang tentunya lebih mengetahui potensi daerahnya, sehingga nantinya masyarakat dapat merasakan kebermanfaatan hasil riset. Selamat dan terus semangat berkarya untuk anak-anak MAN 1 Jepara” tuturnya. (tgh)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *