PERKETAT PROKES, KAWAL UJI COBA PEMBELAJARAN TATAP MUKA MAN 1 JEPARA

MAN 1 JEPARA – Berdasarkan visitasi dari Tim Verifikasi Kesiapan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) oleh satgas dari Kecamatan Batealit dan dilanjutkan visitasi dari tim satgas covid Kabupaten Jepara yang dilakukan sejak tanggal 3 April 2021, maka MAN 1 Jepara siap melaksanakan uji coba PTM yang berlangsung mulai hari Senin (5/4/2021) hingga tanggal 17/4/2021 yang akan datang dengan pengawalan penerapan protokol kesehatan secara ketat dan masif kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan yang terlibat sebagaimana SOP yang dianjurkan oleh pemerintah.

MAN 1 Jepara adalah menjadi salah satu dari beberapa Sekolah Menengah Atas yang ada di Kabupaten Jepara yang dibolehkan mengadakan uji coba pembelajaran tatap muka di masa pandemi ini pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021. Sebagaimana disampaikan oleh Kepala MAN 1 Jepara Drs. H. AH RIF AN, M.Ag disela-sela selesai memberikan pengarahan di lapangan madrasah.

Pembukaan hari pertama PTM yang dimulai hari senin (5/4) kemarin diawali dengan pengarahan oleh Kepala Madrasah yang berlangsung di lapangan MAN 1 Jepara, pengarahan ini bertujuan untuk memberikan keseragaman dalam gerak langkah terhadap proses PTM sehingga tidak melanggar prokes dan sesuai dengan harapan pemerintah.

“Selama uji coba PTM, saya berharap prokes wajib tetap dilaksanakan dengan penerapan 5 M secara sangat ketat yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi dan interaksi. Kita harus bersyukur bahwa MAN 1 Jepara menjadi salah satu dari 140 sekolah dan madrasah yang diperbolehkan mengadakan pembelajaran tatap muka. Dan jika dalam 2 minggu ini tidak ada masalah, maka pada minggu ketiga, kuota peserta PTM dapat ditambah, sehingga tidak hanya 110 siswa yang bisa mengikuti PTM,” jelas Rif an selaku Kepala MAN I Jepara.

Rif an juga menambahkan bahwa jarak antara tempat duduk siswa juga harus dibatasi, minimal 1,5 meter. Satu rombongan belajar maksimal 15 siswa. Kantin juga tidak boleh buka. Semua pendidik dan tenaga kependidikan juga telah mengikuti vaksinasi Covid-19 guna menambah imunitas dan sudah di Sweb antigen dengan hasil negatif (non reaktif) yang sudah dilaksanakan di Puskesmas. Intinya, Madrasah harus memenuhi 100% indikator penerapan protokol kesehatan sesuai dengan pedoman pengawasan dan pembinaan protokol kesehatan bagi satuan pendidikan yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan.

“Kita juga sudah memperoleh penilaian daftar periksa kesiapan madrasah dalam PTM dari tim verifikasi, visitasi dan kesiapan sekolah dari kabupaten kota atau cabang dinas. Izin dari orangtua atau wali peserta didik juga sudah kita dapatkan. Kita juga sudah mendapatkan izin gugus tugas Covid-19 dan mendapatkan izin pemerintah daerah. Karena itu, mari kita jalankan protokol kesehatan ini dengan sungguh-sungguh agar PTM ini dapat berlangsung dengan aman,” ajak Rif an.

Sementara Ketua Satgas Covid MAN 1 Jepara Rofiq Prihanto mengaku sudah 100% siap melaksanakan uji coba PTM sesuai agenda yang ditetapkan kepada MAN 1 Jepara, mulai penempatan petugas piket dari komponen Tim Satgas Covid, sarana prasarana, banner himbauan, penataan kelas sesuai prokes dan ruang UKS sebagai antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. (admin/Skp).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *